Pengalaman Kelabu September 2019
Kamis, 19 September 2019 merupakan hari berduka bagi PSPJ Arrahman dan khususnya warga RW.05 Perumahan Griya Serpong Asri, sebab pada hari itu tercatat 4 (empat) orang warganya meninggal dunia akibat kecelakaan. Adalah Satimun (28), Imam (19), Rohmadi (40), Sarjito (22) warga RT.01/05 GSA dan Nasid (37) warga Balaraja, semuanya meninggal dunia akibat mobil ambulance PSPJ Arrahman yang dikendarainya mengalami kecelakaan berat dalam perjalanan mengantar jenazah tetangganya yang meninggal karena sakit, yaitu Waldono (39) ke kampung halamannya di Klaten Jawa Tengah. Kecelakaan terjadi di ruas Tol Brebes – Tegal, tepatnya di di wilayah Desa Kendayakan, Warujeja, Tegal pada sore hari.
Peristiwa nahas ini menyisakan duka yang sangat mendalam, tetapi tentu saja tidak dibiarkan berlarut-larut. Beberapa hari setelah kejadian, Pengurus PSPJ Arrahman segera melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap seluruh prosedur pelayanan kepada warga, khususnya dalam hal penggunaan armada Ambulance, di samping mulai memikirkan tentang pengadaan mobil ambulance untuk menggantikan yang telah rusak.
Alhamdulillah, tidak lama dari peristiwa tersebut, PSPJ Arrahman berhasil mendapatkan bantuan 1 (satu) unit ambulance dari Pemkab Tangerang melalui aspirasi dewan PDIP, yaitu Bapak Akmaludin Nugraha dan 1 (unit) lainnya berasal dari iuran warga dan donasi para donatur.
Belajar dari pengalaman tersebut, PSPJ Arrahman telah menetapkan standar operasional baku, bahwa mobil ambulance tidak boleh dikemudikan selain pengurus atau pihak yang ditunjuk oleh pengurus PSPJ. Hal ini untuk memastikan bahwa pengemudi benar-benar dalam kondisi sehat dan tentu saja terampil serta memiliki pengetahuan atau pengalaman dalam mengemudikan ambulance. Semoga ke depan, tidak terjadi lagi peristiwa serupa. Aamiin